Perbedaan Asam Urat Dan Rematik

Perbedaan Asam Urat Dan Rematik

distributortawonliar.com-, Kebanyakan orang sering mengira kalau penyakit asam urat dengan rematik itu sama. Memang gejala dan rasa sakit yang ditimbulkan hampir sama, tapi asam urat memiliki rasa sakit yang lebih khas dibanding dengan rematik. Perbedaan Asam Urat Dan Rematik memang agak sulit dibedakan karena penyakit hampir sama. Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit rematik, namun penyakit rematik belum tentu disebut penyakit asam urat.

Perbedaan asam urat dan rematik

Berikut Perbedaan Asam Urat Dan Rematik

Asam Urat : Asam urat di sebabkan oleh tingginya kadar purin pada tubuh. Seseorang yang sering mengkonsumsi makanan yang menyebabkan meningkatnya kadar purin (contohnya jeroan, hidangan laut, daging merah) dan juga seseorang yang gemar mengkonsumsi minuman berakohol beresiko tinggi menderita asam urat. Gejala Asam urat :

  • Sendi yang tiba-tiba sakit
  • Kesulitan untuk berjalan kaki
  • Rasa nyeri sering berkembang dengan cepat dalam tempo beberajam saja
  • Kulit di sekitar sendi akan tampak bersisik, terkelupas, dan terasa gatal.

Rematik : penyakit rematik disebabkan oleh beberapa faktor lingkungan, genetik dan gaya hidup yang buruk. Rematik disebabkan oleh autoimun yang bisa menyebabkan peradangan sendi kronik. Autoimun adalah kondisi dimana imun salah mengenali musuh dan menyerang jaringan tubuh yang lain. Gejala rematik :

  • Bengkak pada persendian dan terasa hangat
  • Terasa kaku terutama pada pagi hari
  • Terasa sakit akibat peradangan aktif
  • Disertai demam dan nafsu makan berkurang

Demikianlah penjelasan mengenai Perbedaan Asam Urat Dan Rematik, semoga bisa membantu anda yang sedang bingung dengan perbedaan kedua penyakit ini. Temakasih semoga bermanfaat.

Pantangan Penderita Rematik

Pantangan Penderita Rematik

distributortawonliar.com-, Pantangan Penderita Rematik 

Rematik adalah penyakit kelainan pada sendi yang menimbulkan nyeri dan kaku pada sistem muskuloskeletal (sendi, tulang, jaringan ikat dan otot). Dari sekitar lebih dari 100-an penyakit reumatik sebagian besar tidak berbahaya, namun sangat mengganggu karena rasa nyerinya. Memang ada penyakit reumatik yang dapat menimbulkan kematian tetapi sangat jarang sekali dan biasanya perjalanan penyakitnya berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Yang paling ditakuti dari penyakit reumatik ini bila tidak diobati dengan benar adalah akan menimbulkan kecacatan baik ringan seperti kerusakan sendi maupun berat seperti kelumpuhan.
Secara umum gejala yang ditimbulkan penyakit rematik ini antara lain:

  • Kekakuan pada sekitar sendi yang berlangsung sekitar 30 menit sampai 60 menit di pagi hari.
  • Bengkak pada tiga atau lebih sendi pada saat yang bersamaan.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh) dengan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Rematik

pantangan penderita rematik

Berikut Ini Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Rematik : 

  1. Produk Kacang-kacangan seperti susu kacang, kacang buncis.
  2. Oragan Dalam Hewan seperti; usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, dsb.
  3. Makanan kaleng seperti, sarden, kornet sapi, dsb.
  4. Makanan yang dimasak menggunakan santan kelapa.
  5. Beberapa jenis buah-buahan seperti durian, air kelapa muda, alpokat, dan produk olahan melinjo.
  6.  Alkohol.
  7. Kangkung dan bayam.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai pantangan makan bagi penderita rematik. Untuk menghindari hal itu terjadi, usahakan selalu melakukan pola hidup sehat. Bagi Anda yang telah memiliki masalah penyakit rematik sangat dihimbau untuk dapat memperhatikan segi makanan dan menghindari jenis-jenis makanan seperti yang telah dijelaskan di atas.